langkah
0 tahun
Ketika senja memerah, di sebuah rumah bersalin sederhana, Jumat, 3 Februari 1984.
Tahun 1989
Setiap pagi memiliki rutinitas untuk menyangklong tas kecil di pundak. Pergi ke taman kanak-kanak dengan berjalan kaki. Satu kiliometer jauhnya.
Tahun 1990
Rutinitas setiap pagi dijalani kembali. Tujuannya berbeda: sebuah sekolah dasar negeri. Ditonjok hidungku oleh teman sekelas hingga mimisan waktu pertama kali masuk sekolah gara-gara rebutan tempat duduk. Usut punya usut ternyata dia adalah anak badung yang tinggal kelas. (Pantes merasa jago…- ayam jago ?-)
Bu guru yang suaranya lembut memindah tempat dudukku, di bangku terdepan. Alhamdulillah kelas satu masuk peringkat 3 besar dan begitu seterusnya sampai kelas 6.
Tahun 1996
Mulai urban ke kota: Solo. Sang kakak ipar melihat sebuah “prospek cerah” terhadap nilai NEMku (Nilai Ebta Murni). Diboyongnya aku ke Solo dan masuk dalam daftar 384 siswa yang diterima di SMP Negeri 4 Solo. Sebuah SMP yang “diperhitungkan” oleh masyarakat Solo dan sekitarnya.
Tahun 1999
Masih di Solo. Celana yang dulu pendek-biru, kini harus diganti dengan yang panjang-abu-abu. Alhamdulillah, aku masuk di SMA yang juga tidak bisa dipandang sebelah mata: SMA Negeri 3 Solo. Hampir separo siswanya adalah keturunan chinese.
Tahun 2002
Aku berhasil mengalahkan “lawan-lawanku” dan masuk di MIPA-Matematika Universitas Sebelas Maret (UNS). Jangan ditanya UNS itu dimana. Memang, masyarakat nasional belum begitu mengenal namanya. Universitasku tidak setenar UGM, UI atau ITB. Tapi menurutku, “dia” telah memberiku “warna”.
Tahun 2006
Bulan Desember, aku dinyatakan Lulus dengan nilai TA sempurna. “Semua karena hasil kerja kerasmu”, kata dosen pembimbingku sewaktu aku mengucapkan terima kasih kepadanya.
Tahun 2007
Bulan Maret. Tepatnya 3 Maret. Aku telah dinobatkan menjadi Sarjana Sains (S.Si). Gelar itu kini melekat di belakang namaku.
Tahun 2007
Setelah diwisuda, alhamdulillah diterima sebagai “yanda” di SD Al Azhar Syifa Budi Solo dan langsung disuruh “pegang” kelas 2.
Tahun 2008
Bulan Maret. Mencoba mewujudkan mimpi yang tertunda: kost.
3 Tanggapan »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan sebuah tanggapan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.




salam kenal….senang berkenalan dengan seorang guru
Comment oleh orang biasa — 25 Maret 2008 #
baru tau..lahirnya tgl 3 feb ya ? sama dengan ibu dan sahabatku berarti..
Comment oleh imgar — 20 Maret 2009 #
hmmm..1984…..too young……
tp gakpapa….tetep seorang guru yang aku kagumi..kesabarannya…hehehehehe
pasang muka garang dikit gitu lho yandaa ??..hehehehehehe
biar anak2 gak ktawa mulu….yanda marah..anak2 teteeepp aja ktawaaa…..hahahahaha
Comment oleh mama zydane — 12 Oktober 2009 #